Berita

Berita terbaru dari PUSTIPD

Analisis Webometrics 2026: Strategi Visibilitas Digital Dorong UIN Raden Fatah ke Jajaran Elite Kampus Islam

Analisis Webometrics 2026: Strategi Visibilitas Digital Dorong UIN Raden Fatah ke Jajaran Elite Kampus Islam
Research development · 11 January 2026

PALEMBANG – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang kembali menorehkan prestasi gemilang dalam pemeringkatan internasional Webometrics edisi terbaru. Kampus "Biru" ini sukses mengukuhkan posisinya di peringkat 114 nasional dari ribuan perguruan tinggi di Indonesia.


Tidak hanya di level nasional, di lingkungan Kementerian Agama, UIN Raden Fatah berhasil bertengger di peringkat 9 besar PTKIN terbaik se-Indonesia. Prestasi ini sekaligus menempatkan UIN Raden Fatah sebagai perguruan tinggi terbaik ke-2 di Sumatera Selatan, mempertegas dominasinya sebagai pusat keunggulan akademik di wilayah Sumatera.


Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh sivitas akademika dalam meningkatkan visibilitas digital, kualitas riset, dan keterbukaan informasi publik yang sejalan dengan standar global.


Analisis: Mengapa Peringkat UIN Raden Fatah Melejit?

Berdasarkan indikator Webometrics, lompatan peringkat ini didorong oleh tiga pilar utama:

  1. Kekuatan "Impact Rank" (Visibilitas Digital). UIN Raden Fatah memiliki Impact Rank di angka 1813. Indikator ini memiliki bobot terbesar (50%) yang mengukur seberapa banyak situs luar negeri atau pihak ketiga yang menautkan link (backlink) ke domain resmi kampus. Skor ini menunjukkan bahwa konten akademik dan berita di website UIN Raden Fatah sangat relevan dan sering dijadikan rujukan oleh institusi lain di seluruh dunia.
  2. Transparansi dan Akses Terbuka (Openness). Dengan skor Openness Rank 2188, universitas menunjukkan komitmen tinggi pada keterbukaan ilmiah. Indikator ini (bobot 10%) menghitung jumlah kutipan dari profil para peneliti terbaik kampus di Google Scholar. Hal ini menandakan bahwa dosen-dosen UIN Raden Fatah aktif mempublikasikan karya ilmiah yang bermanfaat dan diakui oleh komunitas peneliti global.
  3. Konsistensi dalam Publikasi Internasional (Excellence). Meskipun berada di angka 11332, indikator Excellence yang memiliki bobot 40% tetap menjadi penyumbang poin krusial. Ini dihitung dari jumlah artikel ilmiah universitas yang masuk dalam jajaran 10% artikel paling banyak dikutip di dunia menurut data Scopus/Scimago.


Strategi Meningkatkan dan Merawat Peringkat

Agar peringkat terus naik dan tidak merosot, berikut adalah langkah strategis yang dapat dilakukan:

Cara Meningkatkan Ranking:

  1. Akselerasi Publikasi Internasional: Mendorong dosen untuk mempublikasikan riset di jurnal terindeks Scopus Q1 dan Q2 untuk memperbaiki skor Excellence secara signifikan.
  2. Optimalisasi SEO Website: Meningkatkan kualitas konten website agar lebih banyak mendapatkan backlink berkualitas dari domain pemerintah (.go.id) atau pendidikan internasional (.edu) untuk mendongkrak skor Impact.
  3. Update Profil Google Scholar: Mewajibkan seluruh dosen untuk memperbarui profil Google Scholar mereka dengan alamat email institusi agar sitasi terekam dengan sempurna di indikator Openness.


Cara Merawat Agar Tidak Turun:

  1. Menghindari Konten Duplikat: Memastikan seluruh artikel di website universitas adalah konten orisinal untuk menghindari penalti dari mesin pencari.
  2. Maintenance Infrastruktur IT: Memastikan server selalu aktif (high availability) dan memiliki kecepatan muat yang cepat. Server yang sering down akan berdampak buruk pada proses crawling oleh Webometrics.
  3. Keberlanjutan Publikasi: Melakukan update konten web secara berkala (minimal harian) agar mesin pencari melihat domain universitas tetap aktif dan relevan.